KamarRuang tamuDP Yang Dibutuhkan15%dari harga rumah🏡 Impianbisa dicapai
Properti

Pertimbangkan beli properti — tapi belum yakin apakah keputusan ini tepat untukmu?

Properti adalah salah satu keputusan finansial terbesar dalam hidup. Pengaruhnya 20-30 tahun ke depan. Yang kamu butuh: bukan dorongan FOMO, tapi analisis yang berdasarkan kondisi spesifik kamu — bukan generalisasi.

Lihat Kondisi Keuangan Saya →

Gratis · 5 menit · Tanpa akun

Properti yang Tepat = Aset, Bukan Beban

Punya rumah sendiri yang aman dari kenaikan sewa. Bangun ekuitas yang tumbuh seiring waktu. Stabilitas yang datang dari memiliki tempat tinggal sendiri.

Tapi properti yang salah waktu atau salah strategi bisa jadi beban 20+ tahun. Yang menentukan bukan harga rumah — tapi kesesuaian dengan kondisi cashflow dan stage hidupmu.

Sewa vs beli: hitung dari rasio

Bukan keputusan emosional. Ada rasio harga vs sewa tahunan yang menentukan apakah beli masuk akal di lokasi/waktu tertentu.

Total cost of ownership

Bukan cuma cicilan KPR. Pajak, asuransi, maintenance, biaya tak terduga — sering 30-50% lebih besar dari yang dipikirkan.

Timing yang tepat

Stage hidup, stabilitas income, lokasi karir — semua mempengaruhi apakah ini saat yang tepat. Tidak ada "always buy", tidak ada "always rent".

Saya kira beli rumah pasti lebih baik dari sewa. Setelah dipetakan, ternyata di lokasi saya, sewa 5 tahun lagi lebih masuk akal — baru beli setelah cashflow stabil. Keputusan jadi tenang.

3 Pertanyaan Kunci Sebelum Membeli Properti

Properti bukan untuk semua orang di semua waktu. Ada 3 pertanyaan fundamental yang harus dijawab dulu.

Berapa lama akan ditinggali?

Beli properti baru break-even (vs sewa) setelah 5-7 tahun karena biaya transaksi (notaris, pajak, BPHTB). Kalau mungkin pindah dalam 3 tahun, sewa hampir selalu lebih murah.

Min 5-7 tahun

Stabilitas income?

KPR 15-20 tahun = komitmen besar. Income yang stabil + buffer 6 bulan minimum sebelum komit. Freelancer dan kontraktor butuh extra buffer.

Buffer 6 bulan

Rasio cicilan ideal

Maksimal 30% take-home pay untuk cicilan KPR (bank approve sampai 40%, tapi tidak sehat untuk hidup). Hitung dari kondisi nyata, bukan max yang bank kasih.

Max 30% take-home
1

Berapa lama akan ditinggali?

Min 5-7 tahun

2

Stabilitas income?

Buffer 6 bulan

3

Rasio cicilan ideal

Max 30% take-home

Cara Kerjanya

5 menit. Kondisimu dianalisis. Hasilnya spesifik untukmu.

Bukan template umum, bukan saran copy-paste dari internet. Engine kami membaca kondisi spesifikmu dan langsung menampilkan 4 angka kunci + verdict kondisi (aman/rentan/kritis) — tanpa akun, tanpa email wajib.

Kamu cerita kondisimu

~2 menit

Umur, kondisi, cashflow, tujuan — kamu isi sendiri, tanpa akun.

Engine kami analisis

~30 detik

Kombinasi aturan finansial dasar + kondisi spesifikmu, bukan template.

Apa yang ingin dicapai untuk mewujudkan rencana propertimu

langsung

Goal yang realistis untuk kondisimu sekarang, bukan yang universal.

Kondisi + angka kunci muncul

instan

Verdict tier · Surplus · Goal feasibility · Prioritas — semua dihitung dari datamu.

Angka kunci + verdict langsung muncul di layar — tanpa akun, tanpa email wajib.

Preview hasil untuk situasimu

KONDISI KEUANGANMU
45%GOAL
RENTAN
Surplus Rp 2jt/bulan
Prioritas: Seimbangkan

Properti goal berat untuk surplus saat ini. Stretch timeline atau sesuaikan target DP.

SURPLUS
Rp 2jt/bulan
RENTAN
GOAL
45%
RENTAN
KONDISI
RENTAN
PRIORITAS
Seimbangkan
DSR
?
🔒Isi advance
NET WORTH
?
🔒Isi advance
LIQUIDITY
?
🔒Isi advance
SAVING RATE
?
🔒Isi advance
Privasi kamu adalah prioritas kami

Mulai Memetakan Jalanmu

5 menit melihat kondisimu, lalu rekomendasi yang sesuai dengan stage propertimu.

Cek Kondisi Keuangan Saya

Properti yang tepat = aset yang tumbuh, bukan beban yang menahan.

150+ orang sudah cek kondisi keuangannya